22.34
Unknown

UDINE - Udinese menjadi mimpi buruk pertama bagi pelatih anyar Inter Milan Leonardo. Di tangan Il Zebrette rekor tak terkalahkan Nerazzurri sejak diarsiteki Leonardo hancur.Di pertandingan ke enam ini, Nerazurri dibungkam 3-1.
Udinese tampil mengejutkan barisan pertahanan Inter di menit-menit awal pertandingan. Percobaan pertama ke gawang Inter terjadi di menit ke tujuh, melalui aksi Giampiero Pinzi yang mengirim umpan kepada Alexis Sanchez di tiang jauh.Sayang tandukannya masih melebar.
Ancaman itu langsung dibalas Inter dengan aksi brilian Thiago Motta pada menit 16. Motta yang berada di dalam kotak penalti mengumpan bola langsung disambar Dejan Stankovic. Handanovic tak mampu menghalau. Inter unggul 1-0.
Unggul satu gol, Inter kembali memperoleh peluang. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Zanetti, Maicon memberikan umpan dengan sundulan kepala kepada Stankovic yang langsung menyambutnya dengan tendangan voli yang keras. Kali ini Handanovic melakukan penyelamatan gemilang, sehingga inter gagal memperbesar keunggulan.
Udinese justru mampu bangkit setelah pemain belakang Inter gagal menghadang Cristian Zapata yang menerobos ke dalam kotak penalti setelah menerima umpan Domizzi. Meski sempat mengenai tangan Castellazzi, bola meluncur ke pojok atas gawang.
Udinese berbalik unggul empat menit berselang. Gol dicetak Di Natale melalui tendangan bebas di luar kotak penalti melewati adangan pagar betis pemain Inter.
Sebelum jeda, Stankovic kembali menebar ancaman di mulut gawang Udinese. Sepakan saat mengeksekusi bola mati, keras menyusur melalui kaki para pemain Udinese. Beruntung bagi Udinese, Handanovic sergap menghalau bola yang mengarah ke pojok gawang itu.
Di babak kedua, Inter berusaha tampil menekan untuk mengejar ketertinggalan. Tapi Udinese yang semakin percaya diri justru mencatatkan peluang pertama di babak kedua, saat Cordoba gagal melakukan clearing secara sempurna terhadap bola umpan yang dikirim Isla kepada Di Natale. Udinese gagal menambah pundi-pundi gol karena tembakannya melebar.
Di menit 51, gebrakan Little Zebra kembali membuat Castelazzi bekerja ekstra keras menggagalkan serbuan Maruizio Domizzi.
Gagal, menyamakan kedudukan, Inter justru harus menerima kenyataan pahit gawangnya dibobol untuk ketiga kalinya. Bermula dari bola yang dihalau pemain Inter, Asamoah Gyan yang berdiri di setengah pertahanan Inter melakukan tandukan jauh ke dalam kotak penalti. Domizzi tak membuang kesempatan dengan berlari mengejar mendahului Castelazzi yang juga memburu bola. Ternyata bola lebih dekat kepada Domizzi sehingga dia dengan mudah melakukan sontekan pelan mengecoh Castelazzi. Kedudukan 3-1 bertahan hingga pluit akhir dibunyikan.
Udinese bertengger di peringkat 8 dengan poin 33 dari 21 pertandingan, sementara Inter Milan di posisi lima dengan poin 35.
UDINESE (3-5-2) - Handanovic; Benatia, Zapata, Domizzi; Isla, Pinzi, Inler, Asamoah, Armero; Sanchez, Di Natale.
INTER (4-3-1-2) Castellazzi; Maicon, Lucio, Cordoba, Chivu; Cambiasso, Thiago Motta, Zanetti; Stankovic; Pandev, Eto'o.
0 komentar:
Posting Komentar