Sabtu, 29 Januari 2011

Dramatis, Inter Depak Napoli


NAPLES – Inter Milan yang membidik Coppa Italia ternyata harus melewati rintangan yang tidak mudah dilalui. Menghadapi Napoli di fase perempat final, tim asuhan Leonardo Araujo itu belum bisa menunjukkan diri sebagai tim agresif di babak pertama saat bertandang di Stadio San Paolo. Leonardo yang menugaskan Goran Pandev dan Samuel Eto’o untuk mengoyak jala Napoli harus lebih banyak bersabar.

Mengapa? Sejumlah peluang yang didapat dua bomber itu masih mentah di menit-menit awal pertandingan. Tidak hanya Leonardo yang harus banyak berteriak. Pelatih Napoli, Walter Mazzari pun demikian. Pertandingan menegangkan pun terjadi sepanjang babak pertama. Jual beli serangan memberi warna tersendiri di babak perempat final Coppa Italia.

Napoli yang didampingi Edinson Cavani dan Ezequiel Lavezzi kerap mendatangkan bahaya di jantung pertahanan Inter. Begitupun dengan Inter yang tidak kenal lelah menggempur Napoli. Belum mampu memecah kebuntuan, secercah harapan Napoli untuk memenangkan pertandingan hadir melalui Cavani. Pemain asal Uruguay itu sempat menggetarkan jala Luca Castellazzi. Namun, Cavani yang lebih dulu tertangkap off-side hanya bisa tertunduk lesu melihat golnya dianulir wasit

Melihat sepak terjang Napoli yang terus menggeliat, Pandev pun mulai tidak sabar. Ia mencoba berduel di udara. Sebuah sundulan terarah yang dilakukan memaksa Morgan De Sanctis harus beraksi cepat menahan laju bola. Upaya De Sanctis tidak sia-sia, ia berhasil menghentikan laju bola dari tandukan Pandev. Tidak hanya Pandev, Esteban Cambiasso pun mulai merepotkan barisan pertahanan Napoli melalui tendangan spekulasinya.

Di babak kedua, permainan terbuka di peragakan kedua tim untuk mencuri angka lebih dulu. Napoli yang berambisi mengemas kemenangan, memanfaatkan situasi melalui set-pieces. Sayang, upaya ini masih bisa dikendalikan dengan baik oleh Castellazzi yang tampil cukup siga dalam pertandingan tersebut. Tidak hanya itu, Marek Hamsik menambah beban pekerjaan Inter. Determinasinya di kotak 16, membuat Inter semakin kewalahan.

Berkali-kali Hamsik coba menembus bek Inter yang digalang Douglas Maicon dkk. Beruntung, Inter mampu tampil tenang dan teroganisir. Ikhtiar Napoli dan Inter akhirnya harus terhenti di waktu 90 menit. Dengan kedudukan 0-0, wasit akhirnya memainkan waktu tambahan 2x15 menit. Namun kedua seteru tidak ada yang mampu mencetak gol lebih dulu.

Skenario adu penalti pun terpaksa di mainkan untuk menetukan siapa yang berhak melaju ke semifinal. Lima eksekutor Inter yang terdiri dari Eto’o, Cambiaso, Pandev, Thiago Motta dan Christian Chivu berhasil menuntaskan misinya tanpa cela. Sedangkan, Napoli harus meratapi kemenangan Inter dengan skor 4-5 setelah sepakan Lavezzi melambung di atas mistar gawang Castellazzi.

Alhasil, empat gol yang disarangkan algojo Napoli, Cavani, Hamsik, Camilo Zuniga dan Hasan Yebda menguap begitu saja melihat kegagalan Lavezzi mengeksekusi penalti. Atas kemenangan Inter memesan satu tiket ke babak semifinal Coppa Italia.

SUSUNAN PEMAIN
NAPOLI: M. De Sanctis, A. Dossena (C. Zúñiga’70), S. Aronica, P. Cannavaro, H. Campagnaro, M. Pazienza (H. Yebda’97), C. Maggio, W. Gargano, M. Hamsík, E. Cavani, E. Lavezzi

INTER: L. Castellazzi, I. Córdoba (Lucio’83), J. Zanetti, Maicon, C. Chivu, A. Ranocchia, E. Cambiasso, D. Stankovic (M. Mariga’63) , Thiago Motta, S. Eto'o, G. Pandev

0 komentar:

Posting Komentar

.::Thank You for Sign in Internazionale Milano FC Blog::.

Skyline Soccer...

Penalty Shootout...