12.56
Unknown

MILAN - Setelah merilis nama Domenico Criscito sebagai target utama jelang ditutupnya bursa transfer Januari, hari ini, Inter Milan kini memunculkan nama baru. Dia adalah bek sayap timnas Jepang, Yuto Nagatomo.
Ketertarikan Inter terhadap Nagatomo tak lepas dari andil pemain mungil ini saat mengantar Jepang merebut trofi keempatnya di ajang AFC Asian Cup 2011. Ya, sebuah umpan brilian dikirim bek sayap Cesena ini di masa perpanjangan waktu, yang langsung disambar Tadanari Lee dengan sebuah tendangan first-time, dan memaksa Australia mengubur ambisinya jadi juara Asia untuk kali pertama.
Performa ciamik Nagatomo yang tak kenal lelah inilah yang membuat kubu Inter Milan kepincut. Usut punya usut, pelatih Leonardo Araujo sempat meminta manajemen klub Nerazzurri untuk mempertimbangkan Nagatomo, demikian seperti dikutip Goal, Senin (31/1/2011).
Apalagi, peluang Nerazzurri mendapatkan Criscito pun kian sulit lantaran presiden klub Genoa tak juga memberikan restu kepada pemain mudanya itu untuk meninggalkan Luigi Ferraris.
Kemenangan 3-2 yang dipetik La Beneamata dari Palermo dini hari tadi memang telah membuat sang allenatore sumringah. Meski demikian Leo menilai timnya masih memiliki kelemahan, terutama di sektor pertahanan, menyusul penurunan performa yang ditampilkan kapten timnas Brasil, Lucio.
Namun, keinginan Inter mendapatkan jasa Nagatomo dipastikan tak mudah. Pasalnya, klub terbaik dunia Barcelona juga dikabarkan tengah memantau perkembangan bek sayap 24 tahun ini.
12.54
Unknown

MILAN - Inter Milan terus berburu pemain jelang penutupan bursa transfer jilid II. Lagi-lagi bidikan mereka berasal dari Genoa, yakni Domenico Criscito.
Sebelumnya, Nerazzurri sudah mendapatkan Andrea Ranocchia dan Houssien Kharja dari Il Grifoni. Bahkan jauh ke belakang, tepatnya awal musim lalu, mereka juga memboyong Diego Milito beserta Thiago Motta.
Seperti ingin melanjutkan tradisi, kini La Beneamata membidik Criscito. Mantan pemain Juventus yang sempat digadang sebagai The Next Cannavaro, hendak direkrut untuk menutup celah di sisi kiri pertahanan.
Presiden Genoa, Enrico Preziosi sendiri pernah menyatakan tidak akan melepas Cricito setidaknya untuk musim ini. Namun, La Gazetta dello Sport, Senin (31/1/2011) mengklaim transfer tersebut masih mungkin terlaksana.
Inter kini mempersiapkan tawaran bagus untuk Genoa. Mereka akan menyodorkan Santon untuk ditukar Criscito dengan status kepemilikan bersama.
Criscito diketahui menjadi andalan timnas Italia pada Piala Dunia 2010 lalu. Dia berhasil menyingkirkan pemain senior seperti Fabio Grosso di posisi full bek kiri.
12.52
Unknown

MILAN - Bergabungnya Giampaolo Pazzini ke skuad Inter Milan membuat allenatore Leonardo Araujo sumringah. Bukan hanya aksi heroiknya saat mengantar Inter meraih kemenangan 3-2 atas Palermo, tapi juga memudahkannya meramu berbagai strategi.
Ya, Pazzini memang tampil impresif saat melakoni debutnya usai ditransfer dari Sampdoria. Turun sebagai pemain cadangan, bomber 26 tahun ini mampu memberikan kontribusi maksimal. Pazzini menyumbang dua gol yang membuat Inter menyamakan kedudukan menjadi 2-2, plus sumbangan penalti (akibat dijatuhkan pemain Palermo di kotak penalti) yang dieksekusi dengan sempurna oleh Samuel Eto’o untuk membalikkan keadaan dan memberikan Inter poin absolut.
Menyikapi penampilan apik Pazzini, Leo tak sungkan melontarkan pujiannya. Meski begitu, mantan arsitek AC Milan ini juga menilai, bahwa kehadiran Pazzini memudahkannya dalam menyusun berbagai skema permainan tim.
“Ada banyak hal positif yang bisa kami ambil. Hadirnya Pazzini, membuat kami bisa tampil dengan format tridente (tiga striker sekaligus), karena kini kami memiliki banyak alternatif pemain,” ujarnya dikutip Football-Italia, Senin (31/1/2011).
Formasi tridente yang dimaksud Leo adalah menurunkan Diego Milito, Eto’o dan Pazzini. Diketahui, ketiga pemain ini memang mampu bekerja sama dengan baik saat melawan Palermo. Jadi, bukan tak mungkin bila format tridente ini bakal menjadi skema andalan pelatih Brasil ini untuk bisa mengejar Milan dalam perburuan scudetto.
Sekadar info, Leo sendiri memang tipikal pelatih yang senang menurunkan strategi menyerang. Hal ini pernah dilakukannya saat masih menukangi AC Milan. Saat itu, mantan bintang Rossoneri ini kerap mengandalkan tiga striker sekaligus seperti Alexandre Pato, Marco Boriello dan Ronaldinho di lini depan.
Sayang, format yang diusungnya tersebut gagal mengantar Milan meraih prestasi. Milan hanya mampu diantarnya menempati peringkat tiga klasemen akhir Serie A dan gagal di babak 16 besar Liga Champions, musim lalu. so, bagaimana dengan Inter musim ini?
12.50
Unknown

MILAN - Inter Milan tampil spartan saat membungkam tamunya Palermo 3-2, Minggu (31/1/2011) malam tadi. Kemenangan ini pun praktis terus membuka peluang I Nerazzurri mempertahankan mahkota juaranya di kompetisi Serie A musim ini.
Penampilan Inter saat menjamu Palermo di Giuseppe Meazza memang pantas mendapat acungan jempol. Sempat tertinggal dua gol di babak pertama melalui Fabrizio Miccoli (4’) dan Antonio Nocerino (36’), Inter membalikkan keadaan di babak kedua. Pemain anyar La Beneamata, Giampaolo Pazzini menjadi aktor protagonis dengan lesakkan dua gol di menit (57’ & 73’), serta gol penalti Samuel Eto’o yang juga berasal dari aksi Pazzini yang dilanggar di kotak terlarang.
Dengan kemenangan ini, Inter terus mempertahankan peluangnya mempertahankan gelar scudetto. Saat ini, Nerazzurri menempati peringkat empat klasemen sementara dengan 38 angka, terpaut sembilan angka dari AC Milan. Namun, Inter masih berpeluang naik ke peringkat tiga menyalip Lazio, bila mampu meraih kemenangan di laga tunda yang belum dimainkannya.
Meski selisih poin dengan Milan masih cukup jauh, namun Pazzini optimistis tim barunya ini bakal mampu memangkas jarak, bahkan melewati saudara tuanya itu di sisa kompetisi musim ini, yang masih menyisakan sekira 16 pertandingan.
“Inter masih di jalur scudetto. Kami belum puas dengan sukses (musim lalu),” tutur Pazzini menyinggung sukses besar Inter menyabet treble winners di musim lalu, seperti dikutip Football-Italia, Senin (31/1/2011).
Dalam kesempatan ini, bomber 26 tahun yang diboyong dari Sampdoria ini juga menyatakan kebahagiaannya bisa bergabung dengan tim juara seperti Inter, dan memiliki pemain juara.
“Merupakan kehormatan besar buat saya bisa bermain bersama dengan banyak pemain juara. Saya juga sudah cukup menyatu dengan Diego Milito dan Samuel Eto’o. Jadi, saya juga berterima kasih kepada mereka yang membantu saya melakoni debut dengan manis,” tandas striker timnas Italia yang mendapat kehormatan mengenakan kostum keramat nomor tujuh milik Luis Figo.
12.47
Unknown

MILAN – Jantung Leonardo Araujo dibuat tak karuan oleh aksi Palermo di babak pertama. Beruntung, Giampaolo Pazzini sukses menyelamatkan muka Inter Milan di Giuseppe Meazza.
Nerazzurri memang nyaris dipermalukan Palermo dalam lanjutan Serie A, Minggu (30/1/2011) malam. Bagaimana tidak, Inter tertinggal lebih dulu oleh dua gol Fabrizio Miccoli (4’) dan Antonio Nocerino (36’).
Beruntung, Pazzini yang masuk di babak kedua menggantikan Coutinho mampu mengubah keadaan. Dia menjadi supersub berkat dua golnya, sekaligus memastikan hasil akhir 3-2.
Leonardo bahkan tak percaya timnya bisa meraih kemenangan dalam pertandingan sulit ini. “Butuh beberapa saat agar jantung kembali normal di pertandingan ini,” papar Leonardo, sambil menebar senyum selepas pertandingan.
“Ini pertandingan spektakuler. Jika hasilnya lain (Inter kalah-red), tak ada seorang pun yang bisa mengatakan Palermo tak layak meraihnya. Mereka tim hebat dan menciptakan sampai 10 peluang di babak pertama,” demikian komentar mantan arsitek Milan.
“Setelah jeda tim kami butuh semangat dan karakter. Julio Cesar baru saja melewati tes kesehatan sebelum pertandingan, Pazzini mencetak dua gol dan Douglas Maicon tampil luar biasa,” kata Leonardo sumringah, seperti disitat Football-Italia, Senin (31/1/2011).
Lebih jauh, Leonardo mengaku kini memiliki banyak pilihan di lini depan setelah melihat penampilan Pazzini.
“Banyak hal positif dari pertandingan ini. Kami bisa mencoba tiga penyerang, karena memiliki banyak alternatif. Samuel Eto’o tampil luar biasa di babak kedua,” pungkasnya.
12.44
Unknown
MILAN – Giampaolo Pazzini kehabisan kata-kata untuk menggambarkan kebahagiannya usai melakoni debut bersama Inter Milan.
Pazzini memang menjadi pahlawan Nerazzurri saat menghadapi Palermo di Giuseppe Meazza, Minggu (30/1/2011). Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, dwigol Pazzini serta tambahan penalti Samuel Eto’o pada paruh kedua akhirnya memenangkan Inter.
“Sangat tak mungkin memprediksi pertandingan akan berjalan seperti ini. Rasanya seperti mimpi,” tandas Pazzini yang masuk di babak kedua menggantikan Coutinho.
“Ini malam yang luar biasa dengan kesenangan dan kepuasan. Saya dedikasikan dua gol itu untuk semua yang percaya kepada saya, kekasih, dan semua yang tetap dekat dengan saya di masa sulit,” imbuhnya, seperti dilansir Football-Italia.
Attacante 26 tahun merampungkan transfernya dari Sampdoria pada Jumat (28/1/2011) lalu seharga 12 juta euro dan tambahan Jonathan Bibiany.
12.42
Unknown

MILAN – Pemain anyar Inter Milan Giampaolo Pazzini melakoni debutnya dengan sempurna. Pazzini menjadi penyelamat Nerazzurri setelah sempat tertinggal dua gol.
Allenatore Leonardo Araujo menurunkan skuad terbaiknya kala menjamu Palermo di Giuseppe Meazza, Minggu (30/1/2011) malam. Namun, Nerazzurri justru tertinggal lebih dulu di babak pertama.
Gol Fabrizio Miccoli (4’) dan Antonio Nocerino (36’) sempat membuat para pendukung Inter cemas. Interisti pun harus berterima kasih kepada Pazzini yang menjadi pelecut semangat Inter berkat dua golnya (57’ & 73’) yang kemudian dilengkapi gol tambahan Samuel Eto’o (76’).
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Inter tampil penuh percaya diri. Douglas Maicon memperoleh peluang pertama saat laga baru berjalan tiga menit. Tendangan jarak jauhnya nyaris membuat pendukung Inter bersorak, sayang bola masih melebar.
Belum juga reda dengan aksi Maicon, Intersiti harus menerima timnya tertinggal lebih dulu. Melalui serangan balik cepat Palermo, sebuah umpan tertuju kepada Cassani. Terjadi kemelut di depan gawang yang kemudian berhasil dimanfaatkan Miccoli untuk menjebol gawang Julio Cesar.
Inter kemudian mendapat peluang emas di menit 12. Sayang, Aksi Eto’o memberikan crossing di area terlarang tak mampu dimanfaatkan Diego Milito.
Javier Zanetti dkk kemudian mulai menemukan ritme permainan. Inter menguasai bola dan sejumlah serangan mengancam gawang Palermo. Corner yang dilakukan Maicon nyaris berbuah gol andai kiper Salvatore Sirigu tak memblok tendangan Lucio.
Asyik menyerang, La Beneamata justru kehilangan konsentrasi di lini belakang. Kondisi ini harus dibayar mahal dengan terciptanya gol kedua Palermo. Lagi-lagi Cassani memaksa Cedar jatuh bangun. Tapi, kiper Brasil akhirnya tak mampu menahan sepakan Nocerino di menit 36. Keunggulan 2-0 ini bertahan hingga turun minum.
Tak mau kehilangan muka di hadapan publik sendiri, Inter menaikan tempo permainan di paruh kedua. Tak hanya itu, Leonardo juga memasukkan pemain anyar, Pazzini, untuk menggantikan Coutinho.
Masuknya Pazzini terbukti membuat lini depan tim tuan rumah lebih berbahaya. Untungnya Palermo memiliki Sirigu yang beberapa kali menyelamatkan gawangnya dari gempuran Nerazzurri.
Dan, insting Leonardo menurunkan Pazzini terbukti jitu. Pemain yang baru didatangkan dari Sampdoria memperkecil kedudukan di menit 56. Kontrol yang baik dilakukan Pazzini sebelum melewati bek Ezequiel Munoz dan kemudian memperdayai Sirigu.
Tim tamu sebenarnya berpeluang memperlebar jarak. Wasit menunjuk titik putih setelah Thiago Motta melakukan pelanggaran di area terlarang. Sayangnya, Javier Pastore yang menjadi eksekutor tak melakukan tugas dengan baik.
Justru Pazzini yang kembali mencatatkan namanya di papan skor. Striker 27 tahun dengan cerdik mencari celah saat Maicon memberikan umpan. Tanpa kawalan para pemain lawan, sundulan Pazzini bersarang di gawang Sirigu.
Aksi Pazzini tak hanya sampai di situ. Dia kembali mendapat peluang membawa Inter berbalik unggul. Namun, kali ini aksinya dihentikan Munoz yang memaksa wasit menunjuk titik putih. Eto’o pun tanpa banyak kesulitan memaksa Sirigu memungut bola dari gawangnya.
Palermo terus mencoba membuahkan gol demi memaksakan hasil imbang. Sayang, hingga peluit akhir kedudukan 3-2 tak berubah. Dengan tambahan tiga angka, untuk sementara Inter melejit ke urutan empat klasemen sementara, mengumpulkan 38 poin.
Susunan pemain
Inter: Julio Cesar - Andrea Ranocchia, Lucio, Davide Santon, Maicon - Esteban Cambiasso, Philippe Coutinho, Thiago Motta, Javier Zanetti - Diego Milito, Samuel Eto'o
Palermo: Salvatore Sirigu - Cesare Bovo, Ezequiel Munoz, Federico Balzaretti, Mattia Cassini - Armin Bacinovic, Antonio Nocerino, Giulio Migliaccio - Fabrizio Miccoli, Javier Pastore, Josip Ilicic